Ya Allah, Aku Ingin dan Butuh…

Ada yang kau inginkan tetapi itu bukan yang kau butuhkan dan harapkan. Kau mencintai sesuatu tetapi pada versi yang berbeda. Kadang kau ingin yang ada di depan matamu, tapi itu tidak memenuhi yang kau butuhkan. Ada yang kau butuhkan tapi tidak kau inginkan. Kapankah keinginan dan harapan bertemu? Ah, sungguh! Kesempurnaan memang langka dan itu hanya dari Allah.

Tiap orang memiliki keunikan dan ketertarikan yang berbeda. Itulah sebabnya tak ada yang sia-sia di muka bumi ini. Allah sudah mengatur segalanya. Masya Allah, sungguh Allah Maha Adil. Di samping itu, kita akan melihat pula bagaimana manusia menjalani hidupnya dengan cara yang berbeda. Manusia diberi dua jalan yaitu jalan kebaikan dan keburukan. Ada yang mengambil jalan keburukan ada pula yang mengambil jalan kebaikan sebagaimana firman Allah:

“Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan (kebajikan dan kejahatan).”
(QS. Al-Balad 90: Ayat 10

Ada manusia yang bertindak mengikuti keinginan-keinginannya tanpa melihat baik buruknya. Itu semua pilihan manusia itu sendiri. Di sini Allah memberikan peringatan bahwa ada manusia yang justru mengambil jalan keburukan dalam hidupnya karena jalan kebaikan dianggap sukar untuk dijalani. Padahal jalan yang sukar itulah yang lebih disukai Allah. Jalan di mana manusia berhati-hati melangkah agar tidak terjerumus pada keburukan. Dan jalan di mana manusia harus rela berkorban dengan hal-hal yang dia cintai untuk kebaikan.

Allah tidak memaksa. Dia memberikan arahan untuk hidup dengan cara yang benar agar hidup manusia tidak sia-sia. Bahkan, Allah memberikan ganjaran pahala dan surga bagi yang mengikuti jalan kebaikan. Memang, sesuatu yang berharga tentu tidak didapat dengan cara yang mudah, butuh perjuangan dan kesungguhan.

Ada kalanya kita dihadapkan pada pilihan-pilihan hidup yang sulit. Tidak semua harapan kita bisa terkabul sesuai keinginan. Kita ingin mendapatkan yang sempurna dalam pandangan kita. Hanya saja hidup tidak sesempurma itu. Terkadang kita mendapati sesuatu yang kita inginkan tapi justru bukan itu yang kita butuhkan. Terkadang pula mendapati sesuatu yang kita butuhkan tapi malah tidak kita ingini. Manusia memang banyak permintaan dan tak pernah puas ya.

Allah pasti tidak setega itu menurut saya. Karena manusia punya persepsi berbeda dan keinginan-keinginan berbeda tentu, kerelatifan itu membuka jalan untuk terpenuhinya kenginan manusia. Paling tidak hampir mendekati keinginannya yang sempurna. Allah yang menjadikan sesuatu indah bagi kita, yang pastinya sesuai dengan standar kebenaran dari Allah.

Jika kita berharap sesuatu pada Allah, mintalah sesuatu yang kita inginkan dan butuhkan sesuai maunya Allah. Tak ada yang salah jika meminta sesuatu yang baik pada Allah. Bukankah Allah Maha Kaya? Allah senang dimintai oleh hamba-Nya, jadi jangan malu meminta pada Allah asalkan yang diminta tidak mengandung mudharat dan maksiat. Allah senang diminta hal-hal baik. Dan jangan lupa untuk terus menjadi hamba yang lebih baik agar kita pantas mendapatkan kebaikan yang kita minta.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s